Posted in ISLAM

AURAT TAMBANG DOSA

          Akhirnya bisa juga nulis diblog ini lagi setelah ditinggal karna password adminnya lupa, tapi akhirnya ketemu juga setelah nyari sana sini cari di kolom ranjang, dilemari, di wc tetangga, Tulisan kali ini saya akan menulis tentang  Tambang tapi tambang yang satu ini bukan tambang emas, tambang perak atau pun tambang besi tambang yang satu ini adalah tambang dosa, Tambang dosa ? emang ada yang tambang dosa ? Perusahan dari mana tuh yang kelolah tambang Dosa ? ngeri banget namanya Tambang dosa..
ALHAMDULILLAHIRABBILALAMIN, Puji syukur atas nikmat iman, nikmat kesehatan, nikmat rezeki dan nikmat ilmu yang Allah SWT limpahkan kepada hambanya ini yang tak henti-hentinya dan takkan ada habisnya, semoga nikmat ini dilimpahkan kepada kita semua amin…
Membahas mengenai dosa sungguh sangat banyak sumbernya, tapi pada tulisan amatir ini saya hanya akan membahas salah satu sumber dosa yaitu Aurat. Sungguh hidup diera akhir zaman ini sungguh susah, susah dalam artian menjaga agar diri kita terhindar dari satu kata ini yaitu D-O-S-A,dosa dapat mengalir deras akibat aurat seseorang, baik yang manampakkan maupun yang melihat, mengalirnya dosa akibat aurat ini tidak akan membuat buku catatan malaikat Atid(malaikat pencatat keburukan seseorang) penuh. Dapat kita lihat banyaknya orang-orang yang memakai pakaian seadanya ditempat tempat keramaian dimana hal tersebut dapat menyebabkan dosa mengalir.
Sebagai seorang muslim seharusnya kita malu, malu pada diri sendiri, malu pada sesama dan yang paling penting adalah malu pada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya Allah apabila hendak membinasakan seseorang hamba maka Dia mencabut darinya rasa malu. Apabila Dia telah mencabut malu darinya maka engkau tidak mendapatinya melainkan sebagai orang yang sangat dibenci. Apabila engkau tidak mendapatinya melainkan sebagai orang yang sangat dibenci maka dicabut darinya sifat amanah. Apabila telah tercabut darinya sifat amanah maka engkau tidak mendapatinya sebagai orang yang berkhianat dan tekenal sebagai penghianat. Apabila engkau tidak mendapatinya melainkan sebagai orang yang berhianat dan terkenal sebagai penghianat maka dicabut darinya sifat belas kasih. Apabila telah tercabut darinya sifat beelas kasih maka engkau tidak mendapatinya melainkan sebagai orang yang dijauhkan dari rahmat dan terlaknat. Apabila engkau tidak mendapatinya melainkan sebagai orang yang dijauhkan dari rahmat dan terlaknat maka tercabut darinya ikatan islam.” (H.R.Ibnu Majah).

         Alangkah lucunya, kita mengakui al-Quran sebagai kitab suci dan petunjuk, namun di sisi lain, kita masih tebang-tebang pilih. Bukankah ini sama artinya bahwa kita tidak lagi percaya Allah yang telah memilihkan kita cara yang baik dalam hidup?
Al-Qur’an banyak menerangkan dengan gamblang akan manfaat dan fungsi menutup aurat ini. Firman Allah dalam surat an-Nur: 31:

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاء بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاء بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُوْلِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَى عَوْرَاتِ النِّسَاء وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعاً أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Katakanlah kepada wanita yang beriman: hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya (wajah dan telapak tangannya). Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasan, kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara mereka, atau putera-putera sudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.”
Ayat ini cukup menjadi alasan diharuskanya kita menutup aurat yang akan mampu menjaga kehormatan dirisendiri, maupun kehormatan agama Islam. Oleh karena itu, sebagai Muslimah, tidak sepatutnya mengenakan busana yang tidak diajarkan oleh Islam. Allah memerintahkan wanita menutup aurat, semata-mata agar terjaga jiwa raganya.
Adapun ancaman bagi orang-orang yang menampakkan auratnya tidak masuk surge dan bahkan bau surge pun tidak bisa dia cium. Bagi wanita yang mengaku beriman, tetapi masih bersikeras tidak mau menutup aurat, sungguh ia telah merugi. Selain di dunia mereka hidup kurang terhormat, di akhirat mereka akan diminta pertanggungan jawaban.

Rasulullah saw bersabda, “Ada dua golongan penghuni neraka yang aku belum pernah melihatnya: Laki-laki yang tangan mereka menggenggam cambuk yang mirip ekor sapi untuk memukuli orang lain dan wanita-wanita yang berpakaian, namun telanjang dan berlenggak lenggok. Kepalanya bergoyang-goyang bak punuk onta. Mereka itu tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya. Padahal sesungguhnya bau surga itu bisa tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
Sungguh ironis, jika kelak mencium bau surga saja kita tidak bisa. Hadits di atas menjelaskan tentang ancaman bagi wanita-wanita yang membuka dan memamerkan auratnya.Maka dari itu, bersegeralah menurut aurat. Jangan sampai karena lalai terhadap cara berbusana, di akhirat pun, kita menjadi wanita yang mendapat azab keras dari Allah SWT. Na’udzubillahi min dzalik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s